Mengenal Panca Dasar PSHT dan Maknanya

Putri

Mengenal Panca Dasar PSHT dan Maknanya

Persaudaraan Setia Hati Terate atau PSHT adalah sebuah organisasi yang mewadahi seniman pencak silat di Indonesia atas dasar persaudaraan. Menjadi salah satu organisasi bela diri tertua di Indonesia, PSHT memiliki anggota yang paling besar pula jumlahnya daripada organisasi atau perguruan bela diri lainnya. Setiap perguruan bela diri tentu memiliki nilai-nilai masing-masing begitu pula dengan PSHT yang memiliki panca dasar PSHT. Ini merupakan pondasi dari organisasi PSHT yang harus semua anggotanya pahami dan amalkan dengan baik.

Bagi orang awam, mungkin tidak akan mengetahui mengenai panca dasar ini dan hanya mengenal organisasinya secara keseluruhan. Hal-hal yang menarik bagi orang awam mungkin adalah tingkatan sabuk atau status yang ada di PSHT sendiri. Mengetahui mengenai dasar atau pondasi dari suatu organisasi tentu merupakan hal yang penting. Karena hanya dengan ini Anda tahu ke mana arah organisasi dan seperti apakah organisasi tersebut. Informasi seperti ini sangat penting untuk menghilangkan anggapan buruk mengenai perguruan yang satu ini.

Inilah Penjelasan Mengenai Panca Dasar PSHT

Seperti yang sudah ada di atas bahwa PSHT merupakan organisasi bela diri yang berdasarkan pada kekeluargaan. PSHT berupaya untuk menciptakan tempat yang nyaman bagi mereka yang ini belajar ilmu bela diri dan menjadi bagian dari PSHT. Sebelum resmi bergabung menjadi siswa bersabuk polos, tidak ada salahnya untuk mempelajari panca dasar PSHT terlebih dahulu, bukan? Dengan begitu, Anda bisa sedikit ringan ketika proses latihan karena tidak perlu memerhatikan mengenai pelajaran terkait PSHT dan fikus melatih fisik.

Nah, berikut ini adalah panca dasar dari PSHT lengkap dengan secuplik penjelasan terkait dasaran tersebut. Informasi singkat ini dapat membantu Anda untuk lebih memahami dasar yang PSHT tetapkan.

Baca juga: Arti Persaudaraan PSHT dan Tingkatan Sabuknya

Dasar Persaudaraan

Reputasi PSHT terkenal di seluruh Indonesia sebagai perguruan yang mengedepankan nilai-nilai persaudaraan. Jadi jela saja dasaran pertama yang menjadi jati diri dari PSHT adalah dasar persaudaraan. Ikatan persaudaraan adalah ikatan yang memiliki kedekatan batin yang kuat. Menjadikan dasar persaudaraan sama artinya memberikan pengajaran untuk menjaga kedekatan antar sesama anggota dan menghargai nilai kedekatan tersebut.

Persaudaraan tidak memandang suku, turunan, keyakinan agama, tipe kelamin, dan lain sebagainya.

Dasar Olahraga

Panca dasar PSHT kedua adalah olahraga yang memiliki makna mengolah tubuh dengan serangkaian gerakan pencak silat atau bela diri. Makna olahraga di sini tidak bisa Anda samakan dengan makna olahraga pada umumnya. Seni pencak silat bukan hanya sebuah alat untuk melindungi diri dan orang lain.

Pengolahan raga ini memiliki banyak sekali manfaatnya bagi para praktisinya. Sehingga, tidak mengherankan bila banyak yang berkeinginan menjadi salah anggota PSHT.

Dasar Bela Diri

Sebuah perguruan seni bela diri sudah pasti memiliki dasaran bela diri. PSHT menekankan bahwa ilmu bela diri merupakan salah satu cara untuk mempertahankan kehormatan diri dan mendekatkan diri kepada sang pencipta. Selain untuk diri sendiri, dasar bela diri ini juga berlaku dan bermanfaat untuk kepentingan umum. Terlebih, pencak silat merupakan salah satu warisan budaya yang tentunya tidak boleh tenggelam dan termakan oleh zaman begitu saja.

Dasar Kesenian

Dalam kehidupan sehari-hari sudah pasti tidak akan terlepas dari unsur kesenian. Bela diri sendiri merupakan bagian dari kesenian dan proses pelestarian kesenian. Di zaman modern seperti sekarang ini cukup sulit untuk berpegang teguh pada budaya dan kesenian asli Indonesia. Oleh karena itulah kesenian menjadi aspek yang penting pada panca dasar PSHT.

Dasar Kerohanian atau Ke-SH-an

Sesuai dengan namanya, kerohanian ini merupakan dasar yang tak kalah pentingnya dengan yang lain. Dasar kerohanian adalah tujuan akhir dari pembelajaran seni bela diri di PSHT. Mengenal diri sendiri sebaik-baiknya dan menjadi manusia yang bukan hanya baik menjalankan perintah dan menjauhi larangan Yang Maha Kuasa tetapi baik pula kepada sesama manusia.

Baca juga: Yuk, Kenali Tingkatan Sabuk PSHT yang Ada di Indonesia

Sifat Sejati Warga Anggora PSHT

Manusia merupakan pribadi yang begitu kompleks dan memiliki sifat yang terbentuk dari kehidupan yang mereka lalui. Menjadi bagian dari PSHT tentu akan memperbaiki atau mengarahkan manusia tersebut untuk menjadi manusia yang sesuai dengan jati diri PSHT. Nah, berikut ini beberapa sifat yang sudah sepantasnya menjadi milik para seniman bela diri dari PSHT. Sifat-sifat ini juga menjadi perwujudan dari panca dasar PSHT yang sudah ditetapkan dan terukir di hati para anggotanya.

Tidak Sombong

Sifat sombong merupakan sifat yang sangat tidak sesuai dengan manusia yang memiliki keterbatasan dan banyak kekurangan. Memiliki ilmu yang lebih dari orang lain tidak serta merta membuat seorang manusia lebih tinggi dari manusia lainnya.

Sederhana

Kesederhanaan dari seorang Warga PSHT menjadi sesuatu yang wajib karena PSHT mengajarkan menjadi manusia berbudi pekerti luhur.

Sabar

Sikap sabar merupakan tanda bahwa Warga PSHT sudah memiliki kemampuan untuk mengendalikan diri sesuai dengan apa yang mereka pelajari. Makin tinggi rasa sabar yang mereka miliki tentu akan makin bagus karena menunjukkan perilaku positif dan makin dekat dengan tujuan menjadi manusia berbudi pekerti yang luhur.

Barutahukan Anda mengenai panca dasar PSHT beserta maknanya? Pengetahuan mengenai PSHT ini dapat menjadi bekal Anda ketika masuk secara resmi menjadi siswa PSHT. Selalu ingat dan ukir di dalam hati bahwa tujuan Anda bergabung menjadi anggota PSHT adalah untuk mendapatkan kekuatan mendirikan kebajikan dan menjadi manusia berbudi pekerti yang luhur. Jangan sampai keterampilan bela diri menjadikan Anda pribadi yang sombong dan abai dengan sekitar.

Tags

Share:

[addtoany]

Related Post

Leave a Comment